Permudah Akses, Perhatikan Kesejahteraan Pekerja, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan: Manusiakan Pekerja Perusahaan Abai Dipanggil Hearing

SAWITPLUS.COM, SIAK – Ketua DPRD Siak Indra Gunawan dalam kesehariannya tak pernah lepas dari bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama para pekerja.

Pekerja merupakan bagian penting dan tak terpisahkan dalam dunia usaha. Tanpa ada pekerja, tanpa pekerja yang baik, jujur, setia dan penuh kesungguhan apa yang diusahakan tak akan tercapai dengan baik.

Hubungan pekerja dan pengusaha sangat erat karena saling membutuhkan. Dan keseimbangan diperlukan agar hubungan pekerja dan pengusaha berjalan kondusif.

Peringatan Hari Buruh baru berlalu awal bulan lalu. Pekerja menuntut hak hak normatifnya, salah satunya tentu kesejahteraan. Sejauh mana pengusaha memandang itu perlu direalisasikan? Melihat hal itu, Indra

Gunawan punya keinginan yang kuat untuk memastikan pengusaha memang benar-benar mensejahterakan pekerjanya.

Bicara kesejahteraan, tak hanya sekadar upah, tapi juga kesehatan dan jaminan hari tua. Ada ratusan ribu pekerja di Kabupaten Siak, sejauh mana pengusahaan memandang hal ini.

“Saya hampir setiap hari mendapatkan laporan dari pekerja. Persoalan yang selalu mengemuka adalah, rendahnya upah, pesangon, serta jaminan kesehatan,” kata Indra.

Konflik pengusaha dan pekerja masih saja terus terjadi. Hal ini tentu sangat tidak baik bagi iklim investasi di Kabupaten Siak.

Siak merupakan kabupaten yang sedang sangat memesona. Di usianya yang ke-25, dan dengan potensi yang dimiliki tentu banyak pihak yang ingin berinvestasi di Negeri Istana ini. Tapi hal itu perlu diimbangi dengan komitmen tak mengabaikan kesejahteraan pekerja.

Kepada perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, tolonglah perhatikan kesejahteraan karyawannya. Jangan abai kepada karyawan, membiarkan karyawan di tempat yang sangat tak layak.

“Jika ada tempat tinggal berupa barak, penuhi dengan air bersih, sehingga lingkungannya menjadi terjaga,” kata Indra.

Sebab, menurut Indra melihat ada juga tempat tinggal pekerja atau barak yang kondisinya sangat memprihatinkan.

“Mereka adalah manusia, mereka berhak berada di tempat yang layak,” ucap Indra. (INFOTORIAL)

Share