Sasar China dan Eropa, Ekspor CPO Malaysia Naik 10%

Setelah mengalami penurunan, harga minyak kelapa sawit Malaysia naik. Kenaikan harga itu menurut Bloomberg juga diikuti dengan kenaikan ekspornya. Itu cukup tinggi, hingga 10%, dengan pasar China dan Eropa.

Dari data ekspor Malaysia, produk Crude Palm Oil (CPO) Negeri Jiran itu mengalami  fluktuasi yang positif, setelah sebelumnya turun selama tiga sesi berturut-turut.
.
Di perdagangan Senin (2/10), harga CPO di bursa Malaysia kontrak teraktif Desember 2017 naik 3 poin atau 0,11%, senilai 2.698 ringgit (US$637,92) per ton.

Dan ini menggairahkan pasar. Sebab sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat (29/9) harga CPO turun 10 poin atau 0,37%, senilai 2.695 ringgit (US$638,61) per ton. Dalam satuan dolar AS, harga akhir pekan lalu itu mencapai level terendah sejak 30 Agustus 2017, yang berada di posisi US$636,23 per ton.

Menurut laporan Bloomberg, data Intertek Testing Services mengemukakan, bahwa ekspor CPO Malaysia pada September 2017 naik 10,43% month on month (mom) menjadi 1,37 juta ton, dari bulan sebelumnya yang bertengger di angka 1,24 juta ton.

Sedang tujuan ekspor CPO Malaysia masih ke China yang menjadi importir utama. Untuk Negeri Panda itu mampu menyerap 320.512 ton. Dan Eropa dpasok CPO dari Malaysia sebesar 292.155 per ton. jss

Share